Apa aku bisa terjang kerana dia telah menarik pandanganmu dariku? Apa aku salah jika pernah merasa bukan lagi terasa mendapatmu. Bila tak ada kerelaan walau aku bukan siapa dalam harimu? Mungkin kisah ini hanya sebelah berjalan tanpa logika, tapi ini aku, untuk hidup. Aku tak harus kau untukku, tapi aku jua tak kuat dia ada. Karena aku bukan kayu yang kuat, aku akar tua yang tengah rapuh. Tak mampu lagi menahan pohon yang goyang oleh angin. Saatnya aku rebahkan ini semua, dengan kerelaan dan harapan kelak akan ada penggantiku mengisi lahan kosong ini. (sajak tak bertema)
Tampilkan postingan dengan label jiwa yang gundah. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label jiwa yang gundah. Tampilkan semua postingan
Kamis, 03 Februari 2011
Kamis, 23 Desember 2010
tak ternilai walau tak nampak
Diposting oleh
novicha
,
di
Kamis, Desember 23, 2010
Ketika detik kian berlalu
Menit kian merubah waktu
Diri ini masih bersimpuh menghadap padaMU
Kala hati mulai terusik
Kubuka perlahan tirai di sudut itu
Masih bisa kulihat…
Sosok yang dulu menjadi senyuman
Tak mungkin aku lupa..
Kukembalikan ke bentuk semula,
Menit kian merubah waktu
Diri ini masih bersimpuh menghadap padaMU
Kala hati mulai terusik
Kubuka perlahan tirai di sudut itu
Masih bisa kulihat…
Sosok yang dulu menjadi senyuman
Tak mungkin aku lupa..
Kukembalikan ke bentuk semula,
Kamis, 02 Desember 2010
Tak hanya sabar tapi butuh ketulusan
Diposting oleh
novicha
,
di
Kamis, Desember 02, 2010
Senja kilau matahari kian meredup, burunng-burung kembali kesarang mereka. Para pekerja itu kian absen untuk segera pulang dan berkumpul dengan keluarga mereka. Anak-anak sekolah kian berlari karena usai sudah pelajaran hari ini. Tapi tidak dengan jiwa yang telah padam ini, aku hanya termenung. Dan apakah telah hilang apa yang dulu membuat aku semangat? Tak adakah lagi? Tak apa, semoga saja ini yang terbaik untuk aku dan semua. DIA pasti tahu yang terbaik untuk hamba seperti aku ini, yang aku butuhkan. Kilauan bintang malam ini tak hanyal membuat langit tempat aku berdiam menjadi terang. Tak ada lampu dari energi bumi, tapi lampu dari ALLAH yang selalu menyinariku. Tak mungkin aku berpaling dari nikmat ini,Alhamdulillah.
Senin, 11 Oktober 2010
egoistis
Diposting oleh
novicha
,
di
Senin, Oktober 11, 2010
Saat sepi,terasa sendiri sprti tanpa da tman yg mngerti
hnya ego yg kwt pngruhi kbranian dri ntk ttp mnnti,
tp ego bkan tman yg baek ego hnya mmbwa dri bkan hti.
ego tk mmbwt kta d jmpai shbt sjati,hnya trpkir dri,cta dri,tjuan dri,hrpan dri.
hnya ego yg kwt pngruhi kbranian dri ntk ttp mnnti,
tp ego bkan tman yg baek ego hnya mmbwa dri bkan hti.
ego tk mmbwt kta d jmpai shbt sjati,hnya trpkir dri,cta dri,tjuan dri,hrpan dri.
Rabu, 02 Juni 2010
Diposting oleh
novicha
,
di
Rabu, Juni 02, 2010
BINGUNG!!!!!!!!
Katanya.......
hidup ini adalah sebuah pilihan,
bener nggak?
itu semua tafadhol antum semua.....
antum boleh bilang NA'AM ato LA
Tapi ada hal yang harus dipertanyakan!!!!
tentang suatu keistiqomahan dalam hidup
Katanya.......
hidup ini adalah sebuah pilihan,
bener nggak?
itu semua tafadhol antum semua.....
antum boleh bilang NA'AM ato LA
Tapi ada hal yang harus dipertanyakan!!!!
tentang suatu keistiqomahan dalam hidup
Langganan:
Postingan (Atom)




